Peluang kepemilikan 40% saham Mastercom. Menggabungkan infrastruktur fisik 24 jam dengan ekosistem SaaS & otomatisasi pemasaran (Ceesku & mlmautopilot.id).
Mastercom sedang dalam tahap evolusi besar. Pendanaan Rp 1 Miliar ini dirancang khusus untuk memperkuat fundamental aset perusahaan (inbreng lahan ke PT), melipatgandakan kapasitas fisik dengan mesin digital baru dan operasional 24 jam, serta meluncurkan inovasi platform digital terintegrasi.
Fokus pada pengamanan aset strategis & skalabilitas teknologi tanpa membakar uang secara tidak terukur.
Kami bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara keandalan produksi fisik dengan skalabilitas teknologi melalui otomatisasi perangkat lunak.
Layanan cetak berkualitas tinggi 24/7 untuk kecepatan pemenuhan pasar.
Ceesku sebagai mesin utama manajemen klien dan operasional real-time.
Ekspansi jaringan reseller nasional secara autopilot lewat mlmautopilot.id.
Pengamanan aset legal strategis (Sertifikat Tanah PT) untuk kenyamanan pemegang saham.
Bukan spekulasi, melainkan didasarkan pada aset nyata dan rekam jejak selama 15 tahun di industri percetakan.
Sinergi manufaktur fisik dengan otomatisasi SaaS.
Ekspansi produksi 24 jam dengan mesin digital baru (Rp 200 Juta). Kapasitas maksimal tanpa downtime.
Kunjungi WebsiteEngine agregator database untuk mengelola operasional harian dan tracking order secara real-time.
Kunjungi WebsiteSistem akuisisi pelanggan dan manajemen mitra nasional secara otomatis (Autopilot).
Kunjungi Website65% dialokasikan langsung menjadi Aset Keras (Lahan & Mesin Baru) sebagai mitigasi risiko.
Pelunasan lahan dan inbreng sertifikat NJOP 1,4M menjadi aset resmi PT. Mengamankan investasi di atas tanah.
Pengadaan mesin cetak digital industri baru dan infrastruktur pendukung operasional nonstop.
Pengembangan Cloud Server & API Ceesku dan mlmautopilot untuk automasi profit.
Setup tim shift malam, CS 24 jam, dan Digital Ads untuk percepatan akuisisi mitra baru.
65% dana terkonversi menjadi Aset Tanah dan Mesin Baru. Bukan bakar uang.
Akuisisi klien nasional tanpa biaya sewa cabang fisik berkat digitalisasi.